Perbedaan Komputer Analog dan Digital

Perbedaan Komputer Analog dan Digital – Hari ini seperti penemuan lainnya, komputer juga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Menurut fungsi komputer ada dua tipe yang berbeda, komputer analog dan komputer digital.

Keduanya digunakan untuk melakukan dan memproses informasi atau data dan menghasilkan hasil dalam bentuk output. Perbedaan utama antara komputer analog dan komputer digital adalah bagaimana mereka memproses dan menangani data.

Komputer analog
Komputer analog adalah komputer yang fungsinya terus menerus terlepas dari variasi input, yang bisa berupa fluktuasi tegangan atau suhu, bagian listrik atau mekanik.

Osiloskop, termostat dan termometer adalah contoh komputer analog. Pada mulanya komputer analog digunakan untuk mengukur sinyal listrik, arus, frekuensi sinyal dan voltase, daya tahan kapasitor, dll.

Bekerja dengan komputer analog tidak begitu mudah. Jumlah perangkat periferal dan perangkat listrik dan mekanik diperlukan agar berfungsi dengan baik.

Baca juga:

Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

Macam Macam Perangkat Keras Komputer

Komputer digital
Komputer digital adalah komputer yang melakukan dan menerima data bilangan biner yang dikonversi. Saat ini sebagian besar komputer adalah komputer digital. Ini pada dasarnya adalah komputer berbasis elektronik. Daripada terus menerus fungsi inputnya bekerja secara discretely.

Masukan bisa dalam bentuk huruf, angka ditulis dan terwakili dalam bahasa kode biner khusus. Komputer mikro, komputer pribadi, server jaringan, komputer super dan komputer multi prosesor adalah jenis komputer digital. Ini menggunakan dua kode biner atau angka 0 dan 1, yang berarti tidak ada dan ya, salah dan benar, kiri dan kanan. Semua instruksi yang diberikan ke komputer dilakukan melalui dua digit ini.
Perbedaan Kunci

Meski teknologi digitalnya maju dan modern namun teknologi analog masih menunjukkan hasil yang lebih presisi dan akurat dibandingkan dengan digital.

Komputer digital menunjukkan hasil input berupa layar komputer, monitor, CD atau perangkat periferal lainnya sedangkan komputer analog menunjukkan keluaran berupa sinyal voltase dan pembacaan pada meter yang terhubung.

Jika berbicara tentang sirkuit elektronik, komputer digital menggunakan dua sakelar dan mematikannya. Sedangkan komputer analog menggunakan generator sinyal, op amp (amplifier operasional) dan banyak resistor untuk aliran sinyal kontinyu.

Komputer digital melakukan pekerjaan secara discretely. Tapi komputer analog menghasilkan sinyal voltase kontinu untuk terus melakukan kontinyu.

Saat ini dengan penemuan teknologi terbaru banyak komputer digital yang menjalankan fungsi komputer analog. Sementara komputer analog tidak mampu melakukan hal yang sama untuk komputer digital.

Komputer digital dapat diterima secara luas dan dapat digunakan di seluruh dunia. Mereka digunakan lebih dari sekedar komputer analog.

Tidak ada konsep memory disc, drive atau chip pada komputer analog. Sementara komputer digital jelas membutuhkan memori dalam bentuk hard disk, flash storage atau memory chip untuk tampil.

Baca juga: Pengertian Hard Disk dan Fungsinya

Karena kebisingan atau gangguan dalam keakuratan lingkungan dapat dimanipulasi di komputer analog sementara noise tidak berpengaruh pada komputer digital.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s